Tata Krama di Sekolah, Masyarakat dan Rumah

HomeSainsPerkembangan diri  on 12 February 2013    comments  

Di setiap lingkungan tentu mempunyai aturan, baik tertulis maupun tak tertulis yang harus kita pahami dan hormati.

Aturan-aturan tersebut juga bisa disebut dengan norma / tata krama. Tata krama atau etika adalah norma atau kebiasaan yang bukan hasil dari produk hukum yang disepakati dalam lingkungan pergaulan antar manusia setempat.

Yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana kita berperilaku yang baik dalam berhubungan dengan masyarakat dimana saja kita berada, baik ketika dikampung, dikota maupun ketika berada ditempat kerja.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai dasar-dasar tata krama, berikut ini merupakan dasar-dasar tata krama baik dilingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat:

  • Menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi orang yang lebih muda.
  • Mengucapkan terima kasih jika menerima bantuan/pertolongan atau jika diberi sesuatu.
  • Meminta maaf jika melakukan kesalahan.
  • Menengok dan mendoakan teman, keluarga atau tetangga yang sakit.
  • Mengucapkan salam jika berjumpa guru, teman ataupun tetangga.
  • Melayat jika ada teman, kerabat, guru dan tetangga yang meninggal dunia.
  • Mentaati peraturan dan kesopanan dengan tidak mengganggu kepentingan orang lain ketika berada ditempat-tempat umum.
  • Mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingan sendiri.
  • Menghormati orang lain dengan tidak bersikap sombong, angkuh, suka mengejek, berkata kasar, jorok maupun berkata kotor.
  • Mampu mengendalikan amarah dan rasa tersinggung dengan baik.

Dari beberapa contoh dasar tata krama diatas, didapatkan kesimpulan bahwa tata krama tersebut meliputi berbagai aspek kehidupan yang kompleks.

Dimana kita melakukan tata krama dalam hal berdiri, berjalan, duduk, minum, makan, memberi hormat, berbicara, berpakaian bertamu, mandi, pinjam-meminjam, tidur, menjenguk orang sakit, melayat hingga dalam kegiatan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

/body>